Minggu, 20 Oktober 2013

1. Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan sistem :

Pendekatan Sistem adalah upaya untuk melakukan pemecahan masalah yang
dilakukan dengan melihat masalah yang ada secara menyeluruh dan melakukan
analisis secara sistem.
Dalam melakukan pendekatan sistem ada langkah-langkah dan tahapan yang bisa dilakukan:
 Tahap I: Usaha persiapan
Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.
Tahap II: Usaha definisi
  1. Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah).
  2.  Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah).
  3. Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan.
  4.  Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada.
  5.  Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu.Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu:
  • Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur).
  •  Membandingkan sistem output dengan standar.
  •  Mengevaluasi manajemen.
  •  Mengevaluasi pengolah informasi.
  •  Mengevaluasi input dan sumber daya input.
  •  Mengevaluasi proses transformasi.
  •  Mengevaluasi sumber daya output
Tahap III: Usaha solusi
- Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama)
- Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.
- Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawar-menawar atau negosiasi antara beberapa manajer.
- Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan.
- Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif
2.  Sebutkan Beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain :
Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan aplikasi lain :
a. menjalankan tugas penting
b. mengikuti prosedur standar secara relative
c. mendapatkan data yang lengkap.
d. Mempunyai focus historisa yang palin utama
e. Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.
3. berikan contoh sebuah sistem pakar :
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik
Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut
Contoh – Contoh Sistem Pakar, antara lain:
  1.  Kontrol. Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit.
  2.  Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh
    Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.
  3. Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
  4.  Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
  5.  Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
  6.  Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
  7.  Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
  8. Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
  9. Seleksi. Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
  10. Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca

Peran Penting Sistem Informasi Pada PT.Indosat

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Makalah
Latar Belakang Kami menulis Makalah ini, karena Kami tertarik dengan metode DSS yang digunakan oleh Perusahaan dalam Pengambilan Keputusan. Karena menurut kami DSS sangat bermanfaat bagi perusahaan dan memudahkan pengembangan bisnis PT.Telkom.

B.Tujuan Penulisan Makalah
Makalah ini membahas tentang INDOSAT E-service dan Penerimaan Peserta Co-op pada PT.INDOSAT dengan menggunaka DSS(Decision Support System).
PT. INDOSAT adalah salah satu Perusahaan yang menggunakan Sistem DSS. Di dalam era persaingan yang ketat, rencana dalam jangka menengah dan panjang tidak lagi menarik karena tuntutan supply dan demand selalu bergeser dalam periode yang cepat. Decision Support System (DSS) sebagai metode pengambilan keputusan yang taktis untuk pengembangan fasilitas telekomunikasi diperlukan karena perubahan kriteria dan asumsi pendukung yang juga berubah dengan sangat cepat. Di dalam hal ini PT INDOSAT membuat suatu aplikasi yang dapat dipergunakan untuk mempermudah PT. INDOSAT dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat yang diambil berdasarkan data dan fakta yang berada di lapangan.
Aplikasi yang menggunakan INDOSAT e-service akan membantu pengambilan keputusan karena hasilnya yang bersifat matematis. Sebagai kesimpulan, aplikasi ini akan dapat membantu evaluasi pemilihan pengembangan suatu jaringan akses yang tepat yang akan dikembangkan PT. Telkom, karena Telkom e-service berfungsi juga agar hubungan antara PT.Telkom dan customer terjalin. Dengan adanya INDOSAT e-service PT.INDOSAT dapat mengetahui saran-saran yang diberikan oleh customer untuk mengembangkan bisnisnya, apa saja yang harus dilakukan oleh system management PT.INDOSATitu sendiri. Terutama saran tentang Telkom Speedy apakah itu melalui saluran wireless (Flexi) ataukah wireline (Direct Line Cable) .
C.Metode Pengumpulan Data
Makalah ini dapat tersusun dengan cara mengumpulkan data-data atau Informasi-informasi baru (update) pada internet dan Buku Pengetahuan Komputer & TI 2B.

PEMBAHASAN

Decision Support Systems (DSS) atau system pendukung keputusan adalah serangkaian kelas tertentu dari system informasi terkomputerisasi yang mendukung kegiatan pengambilan keputusan bisnis dan organisasi. Suatu DSS yang dirancang dengan benar adalah suatu system berbasis perangkat lunak interaktif yang dimaksudkan untuk membantu para pengambil keputusan mengkompilasi informasi yang berguna dari data mentah, dokumen, pengetahuan pribadi, dan/atau model bisnis untuk mengidentifikasikan dan memecahkan berbagai masalah dan mengambil keputusan.

System pendukung keputusan atau DSS digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisa dan membentuk data yang dikoleksi, dan mengambil keputusan yang benar atau membangun strategi dari analisis, tidak pengaruh terhadap computer, basis data atau manusia penggunanya.

Informasi yang biasanya dikumpulkan dengan menggunakan aplikasi pendukung keputusan akan melakukan:

· Mengakses semua asset informasi terkini, termasuk data legasi dan relasional, kompulan data, gudang data, dan kumpulan jumlah besar data.

· Angka-angka penjualan antara satu periode dengan periode lainnya.

· Angka-angka pendapatan yang diperkirakan, berdasarkan pada asumsi penjualan produk baru.

· Konsekuensi pilihan-pilihan pengambilan keputusan yang berbeda, dengan pengalaman dalam suatu konteks yang dirinci ulang.

Sudah begitu banyak perusahaan di berbagai industri yang bergantung pada perangkat, teknik dan pemodelan pendukung keputusan, untuk membantu mereka menganalisa dan memecahkan beragam pertanyaan bisnis sehari-hari. System pendukung keputusan bersifat tergantung oleh data, sebagaimana keseluruhan proses mengambil seluruh kumpulan data yang tersedia, untuk dianalisa.

Perangkat-perangkat, proses, dan metodologi pelaporan berbasis Business Intelligence adalah contoh penggunaan penting dalam system pendukung keputusan manapun, dan memberikan analisis data, pelaporan serta monitoring data yang sangat terpercaya kepada pengguna.

Persyaratan yang biasa dimiliki dalam penerapan Sistem Pendukung Keputusan Tingkat Tinggi:

· Pengumpulan data dari beragam sumber (data penjualan, data inventori, data supplier, data riset pasar, dsb).

· Penformatan dan penggunaan data.

· Lokasi database yang sesuai serta pembangunan format untuk pembuatan laporan dan analisa berbasis pengambilan keputusan.

· Perangkat dan aplikasi yang serba bisa dan mampu memberikan pelaporan, monitoring dan analisa terhadap data.



DSS Design Approach (Structured)


BERBAGAI TIPE SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (DSS):

Penting untuk dicatat bahwa DSS tidak memiliki suatu model tertentu yang diterima atau dipakai di seluruh dunia. Banyak teori DSS yang diimplementasikan, sehingga terdapat banyak cara untuk mengklasifikasikan DSS.

1. DSS model pasif adalah model DSS yang hanya mengumpulkan data dan mengorganisirnya dengan efektif, biasanya tidak memberikan suatu keputusan yang khusus, dan hanya menampilkan datanya. Suatu DSS aktif pada kenyataannya benar-benar memproses data dan secara eksplisit menunjukkan beragam solusi berdasarkan pada data tersebut.

2. DSS model aktif sebaliknya memproses data dan secara eksplisit menunjukkan solusi berdasarkan pada data yang diperoleh, walau harus diingat bahwa intervensi manusia terhadap data tidak dapat dipungkiri lagi. Misalnya, data yang kotor atau data sampah, pasti akan menghasilkan keluaran yang kotor juga (garbage in garbage out).

3. Suatu DSS bersifat kooperatif jika data dikumpulkan, dianalisa dan lalu diberikan kepada manusia yang menolong system untuk merevisi atau memperbaikinya.

4. Model Driven DSS adalah tipe DSS dimana para pengambil keputusan menggunakan simulasi statistik atau model-model keuangan untuk menghasilkan suatu solusi atau strategi tanpa harus intensif mengumpulkan data.

5. Communication Driven DSS adalah suatu tipe DSS yang banyak digabungkan dengan metode atua aplikasi lain, untuk menghasilkan serangkaian keputusan, solusi atau strategi.

6. Data Driven DSS menekankan pada pengumpulan data yang kemudian dimanipulasi agar sesuai dengan kebutuhan pengambil keputusan, dapat berupa data internal atua eksternal dan memiliki beragam format. Sangat penting bahwa data dikumpulkan serta digolongkan secara sekuensial, contohnya data penjualan harian, anggaran operasional dari satu periode ke periode lainnya, inventori pada tahun sebelumnya, dsb.

7. Document Driven DSS menggunakan beragam dokumen dalam bermacam bentuk seperti dokumen teks, excel, dan rekaman basis data, untuk menghasilkan keputusan serta strategi dari manipulasi data.

8. Knowledge Driven DSS adalah tipe DSS yang menggunakan aturan-aturan tertentu yang disimpan dalam komputer, yang digunakan manusia untuk menentukan apakah keputusan harus diambil. Misalnya, batasan berhenti pada perdagangan bursa adalah suatu model knowledge driven DSS.


IMPLEMENTASI DSS DI DUNIA KERJA

Konsep implementasi DSS di dunia kerja yang kali ini diambil oleh penulis adalah penerapan Business Intelligence dalam pengumpulan data serta presentasi data dalam suatu bentuk Dashboard. Bidang industri perusahaan yang dijadikan contoh adalah maskapai penerbangan atau airline industry.

Teknologi aplikasi yang digunakan adalah system aplikasi berbasis web dan dapat diakses pada suatu URL tertentu dari PC/laptop/tablet milik pengguna dengan kapasitas minimum, kapan saja dan dimana saja pengguna berada.

Metodologi, proses serta perangkat pelaporan Business Intelligence atau BI adalah komponen kunci yang memberikan analisa data, pelaporan dan monitoring yang kaya kepada pengguna sistem.

Secara garis besar, proses yang terjadi kurang lebih adalah seperti digambarkan dalam diagram dibawah ini, dimana;

· System akan mengumpulkan semua data baik data master dan juga data transaksi dari setiap aplikasi yang digunakan semua departemen dalam perusahaan, untuk kemudian dilakukan analisis What-if tergantung dari laporan apa yang diinginkan oleh pihak manajemen.

· Hasil analisis tersebut akan menentukan keputusan apa yang harus diambil oleh manajemen.

· Terlihat dibawah, berbagai departemen yang mengaksesnya antara lain Personalia (Human Resource/HRD), Keuangan (Accounting), Produksi/Operasional, Pemasaran/Marketing, Distribusi/Pengiriman, serta divisi lain, yang semuanya berada dibawah manajemen perusahaan.



H. PEMBUATAN KEPUTUSAN

Dalam pembuatan keputusan ada dua orang yang mengartikan artian pembuatan keputusan yaitu Simon dan Mintzberg.


1. Keputusan menurut Simon

Dalam bukunya terbitan tahun 1977, Simon menguraikan istilah keputusan menjadi keputusan terprogram dan keputusan tak terprogram.

1. Keputusan terprogram yaitu bersifat berulang-ulang dan rutin. Pada suatu tingkat tertentu dan prosedur telah ditetapkan untuk menanganinya sehingga ia di anggap suatu denovo (yang baru) setiap kali terjadi.

2. Keputusan tak terprogram yaitu bersifat baru, tidak terstruktur, dan biasanya tidak urut. Ia juga menjelaskan bahwa dua jenis keputusan tersebut hanyalah kesatuan ujung yang terangkai secara hitam putih, sifatnya begitu kelabu atau tidak jelas, namun demikian konsep keputusan terprogram atau tak terprogram sangatlah penting, karena masing-masing memerlukan teknik yang berbeda.

2. Keputusan Menurut Mintzberg
Mintzberg terkenal dengan teorinya mengenai peranan manajerial, teori ini mengemukakan sepuluh peranan manajerial yang terbagi dalam tiga kategori yaitu interpersonal, informasional, desisional.
Peranan informasional mengemukakan bahwa manajer mengumpulkan dan menyebarkan informasi dan peranan desisional mengemukakan bahwa manajer menggunakan informasi dalam pembuatan berbagai jenis keputusan.Ada empat peranan desisional menurut mintzberg :



DAFTAR PUSTAKA

Russell, J. S., “Model for Owner Prequalification of Contractor”, Journal of Management in Engineering, 6, No. 1, 1990.


Russel, J. S. and Jaselskis, E.J., “Quantitative Study of Contractor Evaluation Programs and Their
Impact”,Journal of Construction Engineering and Management, 118, No.3, 1992.


Russell, J.S., and Jaselkis, E.J., “Predicting Construction Contractor Failure Prior to Contract Award”,Journal of Construction Engineering and Management, 118, No. 4, 1992.


Turban, E.,Decision Support System and Expert System Management Support Systems, Prentice- Hall International, inc, 1995.


Russell, J. S. and Skibniewski, M. J., “Decision Criteria in Contractor Prequalification”,Journal of Management in Engineering, 4, No. 2, 1998.


Holt, G.D., Olomolaiye, P., and Harris, F.C., “Evaluating Prequalification Criteria in Contractor Selection”,Building and Environment, Vol. 29 No. 4, 1994.


Holt, G.D., Olomolaiye, P., and Harris, F.C., “Factors Influencing U.K. Construction Clients’ Choice of Contractor”,Building and Environment, Vol. 29 No. 2, 1995.


Chan, D.W.M., Kumaraswamy, M.M., “An Evaluation of Construction Time Performance in the Building Industry”,Building and Environment, Vol. 31 No. 6, 1996.



http://ag92110007.wordpress.com/decision-support-system-sistem-pendukung-keputusan/http://aldinuari.blogspot.com/2013/01/contoh-perusahaan-yang-menggunakan.html

Tugas Sistem Informasi Manajemen

1.      Dari uraian singkat mengenai definisi Informasi yang anda ketahui, kebutuhan informasi apa yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya? Sebut dan jelaskan Hal tersebut berikut contoh perusahaan yang memanfaatkan Informasi tersebut ?

Jawab :
informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang. 
Untuk sebuah perusahaan, pastinya membutuhkan informasi untuk mengembangkan manajemennya dan kebutuhan informasi yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya adalah sebagai 
1.pengaruh ekonomi internasional.
2.persaingan dunia.
3.batas waktu yang singkat.
4.kendala-kendala sosial
Selain itu juga suatu perusahaan membutukhan informasi tentang apa yang di butuhkan oleh masyarakat/ mengutamakan kualitas dan kebutuhan yang dibutuhkan oleh konsumen, agar produk atau jasa yang di buat  atau di hasilkan/ di tawarkan oleh perusahaan tersebut dapat dipasarkan dan di terima oleh masyarakat.
Contohnya adalah perusahaan Unicore Tiens
Didirikan tahun 1995 oleh Mr. Li Jinyuan di Tianjin, China, Tiens Group Co., Ltd. (Grup TIENS) yang memasuki pasar internasional tahun 1998 berhasil didaftarkan di NASDAQ pada bulan September 2003 dan secara resmi masuk ke dalam AMEX pada bulan April 2005. TIENS adalah perusahan multinasional yang spesialis di bidang retail, pariwisata, keuangan, perdagangan internasional dan E-bisnis.
Dengan mengembangkan produk-produk makanan kesehatan, perawatan kesehatan, perawatan kecantikan, dan perawatan rumah tangga, Grup Tiens menawarkan sebuah gaya hidup berkualitas tinggi disertai kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan kepada lebih dari 12 juta konsumen di seluruh dunia. 

Soal : 
2. Sebut dan jabarkan bentuk sumber yang dikelola oleh seorang manajemen ??

Jawaban :
Sumber yang di kelola manajemen 
  1. Sumber daya fisik : manusia,mesin,material,uang.
  2. Sumber daya konseptual : informasi(termasuk data).
Peranan manajer mengelola sumber daya ini agar dapat digunakan secara efektif. Sebagai tindak lanjut dari peranan manajer maka perlu adanya usha penataan sumber daya termasuk didalamnya manajemen informasi yakni berupa:
-Sumber daya harus di susun sedemikian rupa sehingga setipa saat di perlukan dapat segera dimanfaatkan dan perlu dilakukan modifikasi.
-sumber daya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
-sumber daya harus selalu diperbaharui.

Soal :
3. Elemen lingkungan adalah organisasi/ individu yang berada di luar perusahaan  dan mempunyai pengaruh langsung/ tak langsung pada perusahaan. Sebut dan jelaskan elemen-elemen lingkungan manakah yang dapat secara mudah berhubungan dengan perusahaan yang menggunakan transmisi elektronik.

Jawaban :
Elemen lingkungan perusahaan :


Data - data yang di butuhkan oleh Perusahaan  pada Pemerintah, Masyarakat Keuangan, Pemasok, Pelanggan, Serikat Buruh, Pesaing, Masyarakat Global dan Sebaliknya. 
I. Perusahaan dan Pemerintah 
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemerintah, antara lain : Data UU Tenaga Kerja, Data Peraturan Pemerintah. Sedangkan yang dibutuhkan Pemerintah pada perusahaan, antara lain : Data Laporan Pajak, Data  Jumlah Karyawan, dan Data Kebijakan Pemerintah. 
II.Perusahaan dan Masyarakat Keuangan
Data yang dibutuhkan Pemerintah pada Masyarakat Keuangan, antara lain : Data Tingkat Suku Bunga dan Data Prosedur Kredit. Sedangkan yang dibutuhkan Masyarakat Keuangan pada Pemerintah, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Legalitas Perusahaan,Data Keuangan Perusahaan, Data Penjualan, Data Produksi. 
III.Perusahaan dan Pemasok
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemasok, antara lain : Data Daftar Barang, Data Produksi, Data Harga Jual, Data Keluar Masuk Barang, Data Kualitas Barang. Sedangkan data yang dibutuhkan Pemasok pada Perusahaan, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Pembelian Barang, dan Data Keuangan. 
IV.Perusahaan dan Pelanggan
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pelanggan, antara lain : Data Keuangan Pelanggan, Data Profil Pelanggan, Data Daya Beli Pelanggan, Data Pribadi Pelanggan. Sedangkan data yang dibutuhkan Pelanggan pada Perusahaan, antara lain : Data Kualitas Produk, Data Harga Produk, Data Stock Produk. 
V. Perusahaan dan Serikat Buruh
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Serikat Buruh, antara lain : Data Keanggotaan Serikat Buruh dan  Data Pribadi Serikat Buruh. Sedangkan data yang dibutuhkan Serikat Buruh pada Perusahaan, antara lain : Data Peraturan Kerja, Data Upah, Data Jabatan, dan Data Perusahaan. 
VI.Perusahaan dan Pemegang Saham / Pemilik
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemegang Saham / Pemilik, antara lain : Data Pribadi Pemegang Saham, dan Data Investasi Pemegang Saham. Sedangkan data yang dibutuhkan Pemegang Saham pada Perusahaan, antara lain  : Data Laporan Keuangan, Data Pemegang Saham, Data Pangsa Pasar, dan Data Profil Perusahaan.
VII.Perusahaan dengan Masyarakat Global ( Bisnis )
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Masyarakat Global, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Legalitas Perusahaan, dan Data Perjanjian Kerjasama. Sedangkan data yang dibutuhkan Masyarakat Global pada Perusahaan, antara lain : Data Audit Internal, Data audit Eksternal, Data Administrasi, Data Legalitas Perusahaan, Data Profil Perusahaan. 
VIII.Perusahaan dan Pesaing
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pesaing, antara lain : Data Penjualan Pesaing, Data Sumber daya Manusia Pesaing, Data Sumber Daya Sistim pesaing dan Data Informasi Dari Customer tentang Pesaing. Sedangkan yang dibutuhkan Pesaing pada Perusahaan, antara lain : Data Profil, Data SDS, Data SDM.

Jumat, 21 Juni 2013

STEVE JOB VISION

Steve Jobs
Co-founder Apple Computer Inc
 Didirikan: 1976
“Kami mulai mendapatkan komputer di tangan orang-orang sehari-hari, dan kami berhasil melampaui impian terliar kami.”-Steve Jobs
Visi Steve Jobs ‘dari “komputer untuk sisa dari kita” memicu revolusi PC dan membuat Apple ikon bisnis Amerika. Tapi di suatu tempat di sepanjang jalan, visi Jobs mendapat mendung – beberapa mengatakan oleh egonya – dan ia digulingkan dari perusahaan yang ia membantu mendirikan. Beberapa akan setuju bahwa Jobs memang menghambat pertumbuhan Apple, namun tanpa dia, perusahaan kehilangan orientasi, dan semangat kepeloporan. Setelah hampir 10 tahun jatuh penjualan, Apple beralih ke pendiri visioner untuk bantuan, dan sedikit lebih tua, Jobs sedikit lebih bijaksana rekayasa salah satu perputaran yang paling menakjubkan dari abad ke-20.
Mengadopsi anak seorang Mountain View, California, masinis, Steve Jobs menunjukkan minat awal dalam elektronik dan gadget. Sementara di SMA, ia berani disebut Hewlett-Packard co-pendiri dan presiden William Hewlett untuk meminta bagian untuk proyek sekolah. Terkesan dengan Jobs, Hewlett tidak hanya memberinya bagian, tetapi juga menawarkan dia magang musim panas di Hewlett-Packard. Di sanalah Jobs bertemu dan berteman dengan Steve Wozniak, seorang insinyur muda lima tahun lebih tua darinya dengan kecenderungan untuk bermain-main.
Setelah lulus dari sekolah tinggi, Jobs terdaftar di Reed College tetapi drop out setelah satu semester. Dia telah menjadi terpesona oleh spiritualisme Timur, dan ia mengambil pekerjaan paruh waktu mendesain video game untuk Atari untuk membiayai perjalanan ke India untuk belajar budaya Timur dan agama.
Ketika Jobs kembali ke AS, ia memperbarui pertemanannya dengan Wozniak, yang telah mencoba untuk membangun sebuah komputer kecil. Untuk Wozniak, itu hanya hobi, tetapi Jobs visioner memahami potensi pemasaran alat tersebut dan meyakinkan Wozniak untuk masuk ke bisnis dengan dia. Pada tahun 1975, Jobs 20 tahun dan Wozniak mendirikan toko di garasi Jobs ‘orang tua’, dijuluki Apple ventura, dan mulai bekerja pada prototipe Apple I. Untuk menghasilkan $ 1350 modal mereka digunakan untuk memulai Apple Steve Jobs menjual Volkswagen mikrolet, dan Steve Wozniak menjual nya kalkulator Hewlett-Packard.
Meskipun Apple I dijual terutama untuk penggemar, itu dihasilkan cukup uang untuk memungkinkan Jobs dan Wozniak untuk meningkatkan dan memperbaiki desain mereka. Pada tahun 1977, mereka memperkenalkan Apple II – komputer pribadi pertama dengan grafis warna dan keyboard. Dirancang untuk pemula user-friendly Apple II adalah sukses luar biasa, mengantarkan era komputer pribadi. Penjualan tahun pertama mencapai $ 3 juta. Dua tahun kemudian, penjualan membengkak menjadi $ 200 juta.
Tapi pada tahun 1980, Apple bersinar mulai luntur. Meningkatnya persaingan dikombinasikan dengan kurang dari bintang penjualan dari Apple III dan tindak-up, LISA, menyebabkan perusahaan kehilangan hampir setengah pasar ke IBM. Dihadapkan dengan penurunan penjualan, Jobs memperkenalkan Apple Macintosh pada tahun 1984. Komputer pribadi pertama yang memiliki fitur antarmuka grafis pengguna dikendalikan oleh mouse, Macintosh adalah sebuah terobosan yang benar dalam hal kemudahan penggunaan-. Namun pemasaran di balik itu adalah cacat. Jobs telah melakukan berbagai persiapan Mac sebagai komputer rumah, tapi pada $ 2.495, itu terlalu mahal untuk pasar konsumen. Ketika penjualan konsumen gagal mencapai proyeksi, Jobs mencoba pitching Mac sebagai komputer bisnis. Tetapi dengan sedikit memori, tidak ada hard drive dan tidak ada kemampuan jaringan, Mac hampir tidak ada fitur perusahaan Amerika inginkan.
Untuk Jobs, keadaan ini terbilang masalah serius. Dia bentrok dengan dewan direktur Apple dan, pada tahun 1983, digulingkan dari papan dengan CEO John Sculley, yang Jobs telah dipilih sendiri untuk membantunya menjalankan Apple. Dilucuti kekuasaan dan kontrol, Jobs akhirnya menjual sahamnya saham Apple dan mengundurkan diri pada tahun 1985.
Belakangan tahun itu, dengan menggunakan sebagian uang dari penjualan saham, Jobs meluncurkan NeXT Computer Co, dengan tujuan membangun sebuah komputer terobosan yang akan merevolusi penelitian dan pendidikan tinggi. Diperkenalkan pada tahun 1988, komputer NeXT membual sejumlah inovasi, termasuk kecepatan pemrosesan terutama cepat, grafis yang luar biasa dan optical disk drive. Tapi harga $ 9950, NeXT terlalu mahal untuk menarik penjualan cukup untuk menjaga perusahaan tetap berjalan. Tidak terpengaruh, Jobs beralih fokus perusahaan dari perangkat keras ke perangkat lunak. Dia juga mulai lebih memperhatikan bisnis lain, Pixar Animation Studios, yang ia beli dari George Lucas pada tahun 1986.
Setelah memotong kontrak tiga gambar dengan Disney, Jobs berangkat untuk membuat pertama kalinya film animasi komputer. Empat tahun dalam pembuatan, “Toy Story” adalah smash hit bersertifikat ketika dirilis pada bulan November 1995. Dipicu oleh kesuksesan ini, Jobs mengambil Pixar publik pada tahun 1996, dan pada akhir hari pertama perdagangan, saham 80 persen-nya perusahaan itu bernilai $ 1 miliar. Setelah hampir 10 tahun berjuang, Jobs akhirnya memukulnya besar. Tapi yang terbaik adalah belum datang.
Dalam beberapa hari kedatangan Pixar di pasar saham, Apple membeli NeXT seharga $ 400 juta dan re-ditunjuk Jobs kepada dewan direktur Apple sebagai penasehat ketua Apple dan CEO Gilbert F. Amelio. Itu adalah tindakan putus asa dari pihak Apple. Karena mereka telah gagal untuk mengembangkan sebuah sistem operasi Macintosh generasi berikutnya, saham perusahaan dari pasar PC telah turun menjadi hanya 5,3 persen, dan mereka berharap bahwa Jobs bisa membantu mengubah perusahaan sekitar.
Pada akhir Maret 1997, Apple mengumumkan kerugian kuartalan $ 708.000.000. Tiga bulan kemudian, Amelio mengundurkan diri dan Jobs mengambil alih sebagai CEO interim. Sekali lagi bertugas Apple, Jobs membuat kesepakatan dengan Microsoft untuk membantu memastikan kelangsungan hidup Apple. Dalam kesepakatan, Microsoft menginvestasikan $ 150 juta untuk saham minoritas nonvoting di Apple, dan perusahaan sepakat untuk “bekerja sama pada beberapa penjualan dan teknologi terdepan.” Selanjutnya, Jobs menginstal G3 PowerPC mikroprosesor dalam semua komputer Apple, membuat mereka lebih cepat daripada bersaing Pentium PC. Dia juga mempelopori pengembangan iMac, baris baru desktop rumah terjangkau, yang memulai debutnya pada Agustus 1998 untuk rave ulasan. Di bawah bimbingan Jobs, Apple dengan cepat kembali ke profitabilitas, dan pada akhir tahun 1998, membual penjualan sebesar $ 5,9 miliar.
Melawan segala rintangan, Steve Jobs menarik perusahaan yang ia dirikan dan mencintai kembali dari tepi jurang. Apel sekali lagi sehat dan berputar keluar jenis produk terobosan yang membuat nama Apple identik dengan inovasi.
Tapi inovasi Apple baru saja memulai. Selama dekade berikutnya, perusahaan terguling serangkaian produk revolusioner, termasuk pemutar audio digital portabel iPod pada tahun 2001, sebuah pasar online yang disebut Apple iTunes Store pada tahun 2003, handset iPhone pada tahun 2007 dan komputer tablet iPad pada 2010. Desain dan fungsi dari perangkat ini selaras dengan pengguna di seluruh dunia. Apple mengatakan telah menjual lebih dari 300 juta iPod, lebih dari 100 juta iPhone dan lebih dari 15 juta perangkat iPad. Perusahaan telah menjual miliaran lagu dari iTunes Store.
Meskipun keberhasilan profesionalnya, Jobs berjuang dengan masalah kesehatan. Pada pertengahan 2004, ia mengumumkan dalam sebuah email kepada karyawan Apple bahwa ia telah menjalani operasi untuk mengangkat tumor kanker dari pankreasnya. Pada bulan Januari 2011, setelah transplantasi hati, Jobs mengatakan ia mengambil cuti medis dari Apple namun mengatakan ia akan terus sebagai CEO dan “terlibat dalam keputusan strategis besar bagi perusahaan.”
Delapan bulan kemudian, pada tanggal 24 Agustus, papan direktur Apple mengumumkan bahwa Jobs telah mengundurkan diri sebagai CEO dan bahwa ia akan digantikan oleh COO Tim Cook. Jobs mengatakan ia akan tetap dengan perusahaan sebagai ketua.
“Saya selalu mengatakan jika pernah ada datang suatu hari ketika aku tidak bisa lagi memenuhi kewajiban dan harapan saya sebagai CEO Apple, saya akan menjadi yang pertama untuk memberi tahu Anda,” kata Jobs dalam sebuah surat mengumumkan pengunduran dirinya. “Sayangnya, hari itu telah datang.”
Jobs pernah menggambarkan dirinya sebagai “harapan romantis” yang hanya ingin membuat perbedaan. Cukup tepat seperti pahlawan romantis pola dasar yang meraih kebesaran tapi gagal, hanya untuk menemukan kebijaksanaan dan kedewasaan di pengasingan, lebih tua, lebih bijaksana Steve Jobs kembali kemenangan untuk menyelamatkan kerajaannya.
Teknologi Editor Jason Fell kontribusi untuk laporan ini.
Sumber :

KUTIPAN STEVE JOB

Kutipan Steve Jobs

Dalam kesempatan kali ini, saya ingin menulis sebuah quotes atau kutipan dari seorang tokoh bisnis,mantan ketua CEO Apple Inc beliau adalah Steven Paul “Steve” Jobs atau biasa dikenal dengan steve jobs. Berikut adalah quotes atau kutipan dari tokoh tersebut ; “If you want to live your life in a creative way, as an artist, you have to not look back too much. You have to be willing to take whatever you’ve done and whoever you were and throw them away.“  yang berarti ; “Jika Anda ingin hidup Anda dengan cara yang kreatif, sebagai seorang seniman, Anda tidak harus melihat ke belakang terlalu lama. Anda harus bersedia menerima apa pun yang telah Anda pilih dan siapa Anda dimasa lalu yang tidak perlu di ingat dan anda harus membuang pikiran tersebut untuk mencapai tujuan anda di masa depan.” Quotes atau kutipan ini menjadi acuan saya dalam menjalani hidup saat ini. Berikut adalah  kutipan motivasi untuk menjalani hidup yang saya ambil dari tokoh tersebut.
Jika anda mempunyai suatu cita cita atau impian raih lah dengan penuh semangat dan jangan pernah putus asa sampai semua impian anda tercapai. Jangan mendengarkan kata kata orang lain yang ingin menjatuhkan anda dan yang dapat membuat anda putus asa. Focus kedepan (tujuan) anda dan jangan melihat kebelakang yang membuat anda tidak teguh pada pendirian dan jadikan kata kata orang lain yang ingin menjatuhkan anda sebagai motivasi dan untuk mengintropeksi diri anda dalam tercapainya semua impian anda.
Dalam mencapai sesuatu impian, anda harus berani mengambil segala resiko yang datang menghampiri anda dengan optimis dan penuh percaya diri dan dengan keyakinan bahwa anda dapat melakukan nya. Jika sudah memilih impian atau cita cita yang anda rasa sudah baik tetapi dalam perjalanan mengalami suatu halangan dan rintangan anda merasa tidak sanggup dalam menjalankan nya anda harus tetap bersabar dan ikhlas dalam menjalankan nya karena itu sudah menjadi pilihan anda sejak awal jadi nikmati saja dengan hati yang lapang.
Jika anda dalam mencapai suatu impian atau cita-cita anda merasa sudah tidak kuat dalam menjalankan nya atau menyerah, coba lah anda melihat kebelakang dan bayangkan sudah sejauh mana anda melangkah dalam mencapai impian tersebut sudah terlalu jauh, lihat betapa banyak orang di sekitar anda yang sudah memotivasi dan menyemangati anda sampai sejauh ini.
Saat anda mengalami kegagalan dalam mencapai sebuah impian jangan lah anda menyerah untuk mencoba lagi dan terus berusaha agar impian itu tercapai. Dan apabila semua impian anda sudah tercapai ingatlah orang-orang yang ada disekitar anda yang sudah mendukung dan memberi semangat saat anda berusaha meraih impian. Ketika anda sudah meraih impian anda janganlah anda melupakan semua dukungan yang telah diberikaan oleh orang –orang yang ada disekitar anda.

10 TRIK PRESENTASI ALA STEVE JOBS

Steve Jobs: 10 presentasi tips dari Raja

Khas gaya presentasi Steve Jobs ‘mengubah permainan untuk orang lain. Presentasi Macworld Nya sebagai penting bagian dari merek sebagai nya toko-toko Apple licin atau teknologi itu sendiri. Nama lain presenter perusahaan yang pidato membawa arti yang sama memimpin-up antisipasi. Tampak sederhana, presentasi Jobs menunjukkan perintah ahli dari theatrecraft, mendongeng dan decluttering.
Berikut adalah 10 tips yang berguna dari sekolah Jobs Steve presentasi ..
1. Gairah untuk subjek Jobs adalah seorang pria yang sedang menjalankan misi. Dia terkenal headhunted Pepsi bos John Sculley dengan baris “Apakah Anda ingin menghabiskan sisa hidup Anda menjual air gula, atau apakah Anda ingin mengubah dunia? “gairah itu datang di dalam presentasi nya. Anda bisa melihatnya di matanya.
2. Jangan menulis dengan perangkat lunak presentasi Jobs akan sketsa aliran presentasinya tua-sekolah, dengan menggunakan analog pena / teknologi kertas. Ia diplot elemen cerita penting seperti penulis naskah film.
Menyiapkan karakter, menciptakan drama, mengungkapkan produk sebagai pahlawan. Hanya ketika cerita itu terkunci dalam akan mereka membuat presentasi grafis.
3. Tidak ada jargon digunakan Jobs tidak ada klise yang menggoda pidato perusahaan, khususnya di bidang IT. Tidak “Solusi kelas enterprise mulus”. Tidak ada “best of breed”.Hanya obrolan percakapan dengan cara apapun manusia normal akan berbicara. Pesan bawah sadar: mudah untuk orang-orang sehari-hari menggunakan produk ini.
4. Tetapi jelaslah poin Bullet kekacauan adalah cara benar-benar didiskreditkan berkomunikasi dengan penonton. Sekarang seperti meminta seseorang untuk menghafal daftar belanja. Sial, lupa susu! Grafis Jobs ‘yang digunakan satu titik pendek pada waktu, bekerja sama dengan foto berkualitas, yang terus penonton fokus dan memungkinkan pesan meresap Tidak pernah bar hadir logo, acara sertifikasi, swooshes atau kekacauan lainnya.
5. Jangan takut untuk membuat musuh Ketika Jobs meluncurkan iPad, ia dibingkai argumen dengan memulai dengan Netbooks: “hanya PC murah yang tidak melakukan apa-apa dengan baik”. Banyak orang akan memberitahu Anda bahwa semua negatif pesan yang buruk. Saran itu, meskipun bermaksud baik, hanya salah. Jika produk Anda adalah solusi untuk masalah, Anda sebaiknya menguraikan dengan jelas betapa menjengkelkan masalah itu.
6. Dimengerti instan presenter bisnis rata-rata Anda akan mengumumkan Macbook Air dengan slide membual “Akhirnya, solusi laptop yang hanya 17mm mendalam pada titik terlebar!” Yawn. Jobs berjalan di atas panggung dengan amplop manila bisnis ramping dan menarik laptop dari itu. Brilliant showbiz. Belum lagi terjangkau props anggaran. Setiap fakta dibuat hidup. “16GB” membosankan. “8.000 lagu” menakjubkan.
7. Tidak ada Lecterns podium adalah penghambat komunikasi, dan menyebabkan kusam, presentasi statis. Dengan membolos podium dan catatan, Jobs mampu menyajikan dengan cara yang menciptakan ikatan yang lebih kuat dengan penonton.
8. Latihan Epic Alasan presentasi Jobs tampak begitu mudah adalah upaya besar ia dimasukkan ke dalam balik adegan. Maniak rinci terkenal, ia akan menghabiskan dua hari berlatih pidato Macworld dengan di-rumah penonton, fine-tuning, pemangkasan kelebihan detail, menyempurnakan timing slide, merasa nyaman dengan setiap gerakan.
9. Sebuah panggung khas terlihat Apple panggung terlihat selalu konsisten. Anda bisa melihat foto dari sebuah panggung kosong tanpa logo dan masih tahu siapa acara itu, hanya dari tata letak warna, font dan panggung. Apple panggung terlihat memiliki kesederhanaan Zen untuk mencocokkan produk mereka. Konstan bahkan Jobs skivvy-dan-Ayah-jins tampak mengatur Apple terpisah dari dunia usaha.
10. Jangan takut layar kosong Jika tidak ada visual yang berjalan dengan kata-kata pada setiap titik, pergi ke kosong layar. PowerPoint pengguna dapat melakukan ini dengan menekan tombol B. Hal ini menciptakan fokus yang kuat pada Anda, presenter, tanpa gangguan. Ketika gambar kembali, mereka memiliki dampak yang lebih.sumber:
http://www.paardekooper.co.nz/uploads/93634/files/Steve_Jobs_-_10_presentation_tips.pdf

STEVE JOBS ORGANIZATIONAL & LEADERSHIP STYLE

Steve Jobs Organizational & Leadership Style

Prestasi bisnis Steve Jobs yang legendaris jauh sebelum ia meninggal pada Oktober 2011. Apple Inc, dianggap sebagai pemain ceruk untuk banyak sejarahnya, adalah perusahaan yang paling berharga di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar sebagai tulisan ini. Kebanyakan pemimpin bisnis akan senang untuk mencapai tingkat Jobs keberhasilan pasar, tetapi harus mereka bercita-cita untuk memimpin seperti dia? Sebelum melakukannya, mereka harus menggali ke dalam gaya manajemennya. Jobs pemimpin sekaligus dinamis dan kontroversial, dan keberhasilannya sangat bergantung pada jenius Jobs inovator.
Banyak pemimpin terkemuka lainnya meninggalkan warisan yang menjadi jelas hanya dengan waktu, namun, kita dapat mengevaluasi kepemimpinan Jobs dengan kejelasan yang luar biasa sudah hari ini.
gaya kepemimpinan Jobs adalah kompleks. Ia sangat terfokus jika dilakukan, cukup percaya diri untuk mengambil lompatan berisiko, dan cukup karismatik untuk meminta legiun karyawan dan pelanggan dalam mengejar tanpa henti dari cita-citanya. Ia juga interpersonal dewasa baik ke masa dewasanya: sabar, keras kepala, dan kritis, jika tidak benar-benar kejam di kali.
Jobs memiliki komitmen membangun berubah-ubah – ia jatuh dan keluar dari cinta dengan orang-orang terlalu mudah, baik secara pribadi dan profesional. Dalam pengejaran tanpa henti tentang bakat atas, ia mampu menciptakan organisasi yang sangat terampil. Tapi ia juga merindukan potensi kontribusi banyak orang yang belum (dan mungkin tidak akan pernah) yang disebut A pemain. Hal ini mengejutkan, bagaimanapun, bahwa banyak orang Jobs ditinggalkan sepanjang jalan mempertahankan rasa hormat enggan untuk kualitas positif – dan beberapa bahkan datang kembali untuk lebih dari merek tertentu penyalahgunaan.
Banyak pemimpin lebih cenderung untuk memimpin dengan kepala mereka atau insting mereka, daripada hati mereka. Seperti misi emotif hanya tampaknya terlalu lembut dan bahkan dapat dianggap kelemahan untuk tradisional, kepekaan kepemimpinan keras kepala.
Namun, penyakit Jobs ‘memaksa dia untuk hidup dari semangat dan kreativitas, yang menghasilkan inovasi produk revolusioner, pertumbuhan dan keuntungan bagi organisasi.Tim Pelajaran. “Jadi, ketika ide yang baik datang, bagian dari pekerjaan saya adalah untuk memindahkannya sekitar, hanya melihat apa orang yang berbeda berpikir, membuat orang berbicara tentang hal itu, berdebat dengan orang tentang hal itu, mendapatkan ide-ide bergerak di antara kelompok dari 100 orang, membuat orang yang berbeda bersama-sama untuk mengeksplorasi aspek yang berbeda dari diam-diam, dan hanya mengeksplorasi hal-hal. “
Di hampir setiap bidang kehidupan, tim membuat keputusan yang lebih baik daripada individu. Sementara Jobs memiliki reputasi sebagai sulit untuk bekerja, ia rutin mengaku hanya mempekerjakan eksekutif senior yang kompeten, cerdas, dan “mencintai” Apple-sehingga mereka akan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan individu mereka.
Keberhasilan perusahaan, retensi karyawan tinggi dan pengakuan yang konsisten sebagai salah satu “tempat terbaik untuk bekerja” adalah bukti filosofi tim-sentris nya.
Jobs sering disebut baik sebagai jenius dan modern-hari Thomas Edison. Menariknya, ketekunan Edison mengemudi dicontohkan dalam kutipan terkenal, “Jenius adalah satu persen inspirasi, 99 persen keringat.”
Sumber :
http://ulfamiftah7.blogspot.com/

WHAT YOU CAN LEARN FROM STEVE JOBS??

WHAT YOU CAN LEARN FROM STEVE JOBS??

What You Can Learn from Steve Jobs??(apa yang dapat kamu pelajari dari Steve Jobs)? Yang dapat dipelajari dari Seorang Steve jobs, salah satunya bagaimanakepemimpinan steve jobs di balik kesuksesannya
Mengenali Sedikit mengenai  Steve Jobs  yaitu :
Steven Paul ”Steve“ Jobs (lahir di San FranciscoCaliforniaAmerika Serikat24 Februari 1955 – meninggal di Palo Alto, CaliforniaAmerika Serikat5 Oktober 2011 pada umur 56 tahun) adalah seorang tokoh bisnis dan penemu Amerika Serikat. Ia adalah pendiri pendamping, ketua, dan mantan CEO Apple Inc. Jobs juga sebelumnya menjabat sebagai pejabat eksekutif Pixar Animation Studios; ia menjadi anggota dewan direktur The Walt Disney Company pada tahun 2006, setelah pengambilan alih Pixar oleh Disney. Namanya dicantumkan sebagai produser eksekutif dalam film Toy Story tahun 1995.
Steve Jobs dikenal sebagai CEO fenomenal ketika memimpin Apple, yang kini termasuk perusahaan paling kaya di dunia. Di bawah kepemimpinannya, Apple menelurkan gadget ikonik seperti iPod, iPhone sampai iPad.
Begitu banyak pelajaran yang dapat dipetik / dipelajari dari seorang Steve Jobs. Seperti sifat kepemimpinannya yang sangat menonjol.
beberapa pelajaran kepemimpinan yang  dapat dipelajari dari seorang Steve Jobs :
Saat kembali menahkodai Apple pertenganan tahun 1990-an, Jobs menghadapi tugas untuk memulihkan perusahaan yang hampir bangkrut. Dia memfokuskan strategi bisnis Apple dengan membuang produk yang dinilai tidak menjanjikan seperti printer. Apple fokus ke bidang komputer dan perangkat portabel yang terbukti sukses.
Meski kerap berselisih, pendiri Google Larry Page sempat minta pada Jobs. “Google sekarang ada di mana-mana. Di lima produk apa Anda ingin fokus? Buang yang lain karena mereka menyeret Anda turun. Mereka membuat Anda seperti Microsoft. Anda mengeluarkan produk yang cukup baik namun tidak hebat,” kata Jobs pada Page.
Þ    Kesederhanaan
Jobs dikenal suka dengan hal minimalis dan kesederhanaan. Ini terpancar dari desain di gadget Apple yang minimalis. Bersama kepala desain Jonathan Ive, Jobs meminta sekrup dan tombol di gadget Apple diminimalisir.
Jobs meminta pula user interface di iPod bisa melakukan tugas dalam tiga kali klik. Alhasil penggunaan produk Apple dikenal tidak kompleksMengapa harus dibuat rumit jika bisa dilakukan dengan sederhana? Mungkin itu filosofi Jobs.
Dengan minimalis dan kesederhanaan dapat membuat desain gadget apple itu sendiri lebih terlihat beda dengan yang lainnya, dan menumbuhkan sifat kreatif dari Steve Jobs.
Þ    Bertanggung Jawab
Jobs dikenal suka mengontrol segala sesuatu. Apple pun bertanggungjawab terhadap seluruh user experience pengguna gadgetnya. Dari hardware sampai konten, Apple mengurusi semuanya. Hal ini cukup kontras dengan perusahaan lain yang mungkin tidak mengurus seluruh pengalaman pemakaian user.
Bertanggung jawab adalah hal penting, dengan bertanggung jawab pengguna gadgetnya dapat lebih tenang menggunakannya bila ada kesalahan pada gadgetnya, sehingga pengguna gadget tidak mudah berpindah kepada pengguna gadget yang lainnya.
Þ    Mengejar
Apple tidak selalu berada di depan, namun mereka mampu mengejar dan melebihi pemimpin industri. Contohnya kasus komputer iMac original yang tidak bisa melakukan burn CD. Sebagai kompensasi, Apple menciptakan iTunes Store yang terbukti revolusioner.
Jobs kemudian melihat smartphone bisa jadi ancaman iPod karena dapat memutar musik. Karena itu ia menciptakan iPhone. Ya, iPhone mungkin mengkanibalisasi iPod, namun Jobs punya alasan sendiri. “Jika kami tak mengkanibalisasi diri sendiri, orang lain akan melakukannya,” katanya.
Mengejar maksudnya melebihi atau mencoba untuk lebih dari industri yang lain, dengan menciptakan produk- produk yang baru yaitu iPhone, dan dengan mengejar Apple tidak akan tertinggal dengan industri yang lain bahkan dapat melebihi industri yang lain.
Þ    Produk bagus
Apple menghasilkan banyak profit. Keuntungan itu dihasillkan oleh produk yang bagus. Jadi Apple fokus membuat produk bagus terlebih dahulu. Jobs pernah menyatakan jika divisi sales dan marketing mengambil alih perusahaan, maka produk yang dihasilkan akan jelek.
“Jika orang sales menjalankan perusahaan, orang di produk tak begitu berarti. Itu terjadi ketika Apple dipimpin John Sculley dan terjadi ketika Steve Ballmer memimpin Microsoft,” kata Jobs suatu kala.
Dari Produk bagus, dapat dipelajari, di samping tanggung jawab yang harus dimiliki setiap perusahaan, salah satunya untuk menarik para konsumen ataupun pengguna gadget  yaitu dengan menciptakan produk baru bukan hanya baru tapi produk yang dihasilkan harus bagus, agar pengguna gadget yang lain lebih minat dan tertarik untuk menggunakan gadget Apple.
Þ    Memotivasi
Jobs punya sifat yang dijuluki ‘reality distortion field’, di mana dia bisa memotivasi orang di sekitarnya menembus batas dan melampaui apa yang mereka anggap mustahil. Banyak kejadian membuktikan bahwa dia motivator ulung.
Kala Jobs mendekati perusahaan Corning untuk memakai Gorilla Glass di iPhone, CEO Wendell Weeks menyatakan ia tidak dapat memproduksi kaca yang cukup dalam waktu 6 bulan sesuai permintaan Jobs. Jobs menyatakan “Jangan takut. Ya, Anda dapat melakukannya. Pikirkan bagaimana caranya. Ya, Anda bisa melakukan itu,”. Akhirnya, Corning dapat memproduksi cukup Gorilla Glass kurang dari 6 bulan.
Dengan memotivasi, diawali dengan memotivasi diri sendiri, lalu disaat diri sendiri termotivasi, dimana diri kita sendiri dapat memotivasi orang lain walaupun hal yang termotivasi dapat dianggap mustahil atau tidak mungkin dapat terjadi, lalu dengan memotivasi adanya semangat lebih untuk berhasil atau mencapai yang telah ditargetkan.
Sumber :